Menu Close

Kesempatan Uji Kompetensi untuk Lulusan SMK Jurusan Sepeda Motor di LSP Poltrada Bali

29 May 2026 Oleh: LSP Poltrada

Lulusan SMK jurusan Teknik Sepeda Motor kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan daya saing dan profesionalisme melalui Uji Kompetensi (Ujikom) di LSP Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.

LSP Poltrada Bali membuka pelaksanaan Uji Kompetensi untuk skema:

  • Regular Service Engine Sepeda Motor
  • Regular Service Electrical Sepeda Motor

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengakuan kompetensi kepada lulusan SMK maupun masyarakat umum yang memiliki keterampilan di bidang perawatan dan perbaikan sepeda motor sesuai standar kompetensi kerja nasional.

Sertifikat kompetensi yang diterbitkan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bukan hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa peserta memiliki kemampuan kerja yang telah diuji secara profesional dan sesuai kebutuhan industri otomotif saat ini.

Sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi (Ujikom), peserta akan mengikuti kegiatan pelatihan dan pembekalan kompetensi terlebih dahulu. Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pemahaman peserta terhadap standar kompetensi kerja
  • Menyegarkan kembali kemampuan teknis peserta
  • Memberikan pembekalan praktik sesuai kebutuhan industri
  • Mempersiapkan peserta menghadapi proses asesmen kompetensi

Dengan adanya pelatihan sebelum Ujikom, diharapkan peserta lebih siap secara teori maupun praktik sehingga mampu menunjukkan kompetensinya secara optimal saat proses asesmen berlangsung.

Melalui kegiatan ini, LSP Poltrada Bali berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang otomotif dan transportasi, khususnya bagi lulusan SMK agar memiliki kompetensi yang diakui secara nasional dan siap bersaing di dunia kerja maupun industri.

Mari tingkatkan kompetensi dan profesionalisme melalui sertifikasi kompetensi BNSP di LSP Poltrada Bali.

Sertifikat Kompetensi BNSP Bukan Sekadar Selembar Kertas

29 May 2026 Oleh: LSP Poltrada

Di era persaingan kerja yang semakin kompetitif, dunia industri tidak lagi hanya melihat ijazah atau pengalaman kerja semata. Perusahaan kini membutuhkan sumber daya manusia yang benar-benar memiliki kompetensi, keterampilan, dan kemampuan kerja yang terukur sesuai standar profesi. Salah satu bentuk pengakuan kompetensi tersebut adalah Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikat kompetensi BNSP bukan hanya sekadar selembar kertas atau formalitas administratif. Sertifikat ini merupakan bukti bahwa seseorang telah dinyatakan kompeten melalui proses uji kompetensi yang objektif, terukur, dan sesuai standar kerja nasional. Artinya, pemegang sertifikat telah memiliki kemampuan kerja berdasarkan skill individual yang diuji langsung oleh asesor kompetensi.

Dalam dunia transportasi, kompetensi menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan, pelayanan, dan profesionalisme kerja. Seorang pengemudi, misalnya, tidak hanya dituntut mampu mengemudikan kendaraan, tetapi juga harus memahami keselamatan berkendara, pelayanan kepada penumpang, manajemen risiko di jalan, hingga etika profesi.

Melalui Uji Kompetensi (Ujikom), kemampuan tersebut dapat dibuktikan secara nyata. Ujikom tidak hanya menilai teori, tetapi juga praktik kerja sesuai kondisi lapangan. Dengan demikian, sertifikat kompetensi menjadi representasi kemampuan nyata seseorang dalam menjalankan pekerjaannya secara profesional.

Bagi masyarakat yang bekerja di bidang transportasi, khususnya pengemudi angkutan umum, logistik, pariwisata, maupun transportasi online, mengikuti Ujikom merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing kerja. Sertifikasi kompetensi juga dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan maupun pengguna jasa terhadap profesionalisme tenaga kerja transportasi.

Selain itu, sertifikasi kompetensi memberikan manfaat jangka panjang, antara lain:

  • Meningkatkan peluang kerja dan karier profesional
  • Menjadi bukti kemampuan kerja yang diakui secara nasional
  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam bekerja
  • Mendukung standar keselamatan dan pelayanan transportasi
  • Menyesuaikan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri

Karena itu, sudah saatnya insan transportasi memandang sertifikasi kompetensi sebagai investasi pengembangan diri, bukan sekadar persyaratan administrasi. Kompetensi yang baik akan menciptakan pengemudi yang profesional, beretika, disiplin, dan mengutamakan keselamatan.

 

Mari tingkatkan kualitas SDM transportasi Indonesia melalui Uji Kompetensi (Ujikom) dan sertifikasi kompetensi BNSP. Karena profesionalisme dimulai dari kompetensi yang teruji.

Pelaksanaan Uji Kompetensi (Ujikom) Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum Gelombang 2

29 May 2026 Oleh: LSP Poltrada

Pada tanggal 23–24 Mei 2026 telah dilaksanakan kegiatan Uji Kompetensi (Ujikom) Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum yang diselenggarakan oleh LSP Poltrada Bali. Kegiatan berlangsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Kampus Poltrada Bali, Kampus Gianyar.

Pelaksanaan ujikom ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengemudi angkutan umum, khususnya pengemudi taksi serta pengemudi angkutan massal dengan bus gandeng dan bus tingkat. Peserta mengikuti rangkaian pengujian yang meliputi ujian teori, praktik, pemeriksaan kendaraan, serta penilaian keterampilan mengemudi sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pengemudi memiliki kompetensi, pemahaman keselamatan, serta kemampuan pelayanan yang baik dalam mendukung transportasi umum yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat.

LSP Poltrada Bali terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia transportasi melalui pelaksanaan sertifikasi profesi yang profesional, objektif, dan berstandar nasional.

PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI DAN SERTIFIKASI RECOGNITION CURRENT COMPETENCY (RCC)

21 May 2026 Oleh: LSP Poltrada

Pendahuluan

Asesor kompetensi memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam sistem sertifikasi profesi nasional yang dikelola oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Keberadaan asesor yang kompeten menjadi faktor penting dalam menjamin mutu, kredibilitas, dan validitas sertifikat kompetensi yang diterbitkan kepada peserta sertifikasi.

Dalam rangka menjaga kualitas pelaksanaan asesmen kompetensi, setiap asesor diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi yang masih berlaku serta melakukan pembaruan kompetensi secara berkala sesuai dengan perkembangan regulasi, standar industri, dan kebijakan BNSP. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas asesor menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme lembaga sertifikasi profesi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang asesmen kompetensi, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Transportasi Darat Bali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Recognition Current Competency (RCC) bagi asesor kompetensi di lingkungan LSP Poltrada Bali.

Mekanisme Recognition Current Competency (RCC) merupakan metode pengakuan kompetensi yang mempertimbangkan pengalaman kerja, rekam jejak profesional, serta kompetensi yang telah dimiliki asesor selama menjalankan tugasnya. Melalui mekanisme ini, proses sertifikasi ulang dapat dilakukan secara efektif dan efisien tanpa mengurangi standar mutu yang telah ditetapkan oleh BNSP.

Jadwal Pelaksanaan

Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi RCC dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Rabu – Kamis, 6 – 7 Mei 2026

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbarui kompetensi asesor kompetensi di lingkungan LSP Politeknik Transportasi Darat Bali agar pelaksanaan asesmen kompetensi tetap memenuhi standar mutu nasional yang ditetapkan oleh BNSP serta dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran pengetahuan terkait regulasi terbaru, metode asesmen, skema sertifikasi, dan sistem penjaminan mutu dalam proses sertifikasi kompetensi.

Narasumber dan Master Asesor

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, BNSP menugaskan dua orang Master Asesor Kompetensi sebagai narasumber sekaligus penguji, yaitu:

  • I Gusti Nyoman Wiantara

  • Sanromo

Kedua Master Asesor tersebut bertugas untuk memfasilitasi materi peningkatan kompetensi, melaksanakan asesmen terhadap peserta, serta menyusun rekomendasi hasil asesmen kepada LSP Poltrada Bali dan BNSP.

Pelaksanaan tugas Master Asesor dilakukan secara profesional sesuai ketentuan BNSP. Dalam surat tugas yang diterbitkan, ditegaskan bahwa Master Asesor yang ditugaskan tidak diperkenankan menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan berjumlah 23 (dua puluh tiga) orang yang seluruhnya merupakan asesor kompetensi aktif di lingkungan LSP Politeknik Transportasi Darat Bali. Para peserta sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam pelaksanaan asesmen kompetensi dan telah mengikuti pelatihan asesor kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Hasil Kegiatan

Secara umum, kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi RCC berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Adapun hasil yang dicapai dalam kegiatan ini antara lain:

  1. Terlaksananya kegiatan pelatihan dan pembekalan kompetensi kepada 23 asesor kompetensi secara menyeluruh selama dua hari kegiatan.

  2. Terlaksananya proses asesmen kompetensi asesor secara individual pada hari kedua kegiatan oleh Master Asesor yang ditugaskan oleh BNSP.

  3. Tersusunnya rekomendasi hasil asesmen oleh Master Asesor untuk selanjutnya diproses oleh LSP Poltrada Bali dan diteruskan kepada BNSP.

  4. Meningkatnya pemahaman peserta terhadap regulasi terbaru, metode asesmen, skema sertifikasi, serta standar mutu pelaksanaan sertifikasi kompetensi.

  5. Terpenuhinya kewajiban pembaruan (renewal) sertifikasi asesor kompetensi sehingga legalitas dan profesionalisme asesor dalam melaksanakan asesmen tetap terjamin.

  6. Terbentuknya basis data dan rekam jejak kompetensi peserta RCC sebagai bagian dari administrasi dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan LSP Poltrada Bali.

  7. Meningkatnya koordinasi dan komunikasi antara LSP Poltrada Bali dengan BNSP melalui interaksi langsung antara peserta dan Master Asesor selama kegiatan berlangsung.

Penutup

Pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Recognition Current Competency (RCC) merupakan bentuk nyata komitmen LSP Politeknik Transportasi Darat Bali dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelaksanaan sertifikasi kompetensi, khususnya di bidang transportasi darat.

Dengan terlaksananya sertifikasi ulang bagi 23 asesor kompetensi, diharapkan kualitas asesmen kompetensi di lingkungan LSP Poltrada Bali semakin profesional, objektif, dan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia transportasi yang kompeten dan berdaya saing.

Pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa/I Tingkat Akhir Program Studi Manajemen Logistik Poltrada Bali dengan Skema Pengurusan Angkutan Multimoda

12 Sep 2025 Oleh: LSP Poltrada

Uji Kompetensi ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari yaitu pada tanggal 18 Juli 2025 di TUK Poltrada Bali Kampus Tabanan

Pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa/I Tingkat Akhir Program Studi Manajemen Transportasi Jalan Poltrada Bali dengan Skema Pengelolaan Lokasi Perparkiran (Site Manager)

11 Sep 2025 Oleh: LSP Poltrada

Uji Kompetensi ini dilaksanakan selama 1 hari yaitu pada tanggal 31 Juli 2025 di TUK Poltrada Bali Kampus Tabanan

1 2